Sabtu, 14 Februari 2015

Biografi Singkat Sang Raja Penyair



Kita yang memiliki minat dan bakat dalam kesusatraan pasti kenal dengan tokoh legendaris ini. Amir Hamzah. Merupakan sastrawan era Pujangga Baru yang lahir 28 Februari 1911 di Langkat, Sumatra Utara. Lahir di Kesultanan Langkat, ia memiliki nama lengkap Tengku Amir Hamzah Indera Putera.

Sebagai keluarga istana, betapa kuat seni yang diajarkan, terutama sastra. Hal ini karena ayahnya, Tengku Muhammad Adil amat menggemari sastra Melayu, sehingga kegemarannya itu turun pada Amir, anaknya. Ia bersekolah di Langkatsche School (HIS). Sekolah ini bertenaga kerja orang Belanda. Sore harinya  ia mengaji di Maktab Putih di sebuah rumar besar bekas istana Sultan Musa di belakang Masjid Azizi Langkat. Setamat HIS, ia melanjutkan penimbaan ilmunya di MULO di Medan, namun tidak sampai selesai karena ia pindah ke MULO di Jakarta. Di Jawa, ia bersemangat menulis karya pertamanya, apalagi setelah masuk Aglemeene Middelbare School jurusan Sastra Timur di Solo. Amir adalah tiga serangkai dengan Sutan Tkdir Alisyahbana dan Armijn Pane yang memimpin Pujangga Baru.  Dari 1933 hingga Perang Dunia 2 mereka mengelola majalah yang mendominasi dunia sastra dan budaya Indonesia.

Karya Amir Hamzah yang mampu dicatat ada 160 tulisan : 50 sajak asli, 77 sajak terjemahan, 13 prosa, 1 prosa liris terjemahan, 1 prosa terjemahan, dan 18 prosa liris. Puisi ciptaannya terkenal panjang, namun menurut saya amat menyentuh sehingga ia dijuluki 'Raja Penyair'. Salah satu puisi yang terkenal berjudul Padamu Jua.

Ini dia foto Sang Raja Penyair



Hasil gambar untuk foto amir hamzah


.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar